Stress
Loading on the machine elements can be divided into several types:
1. Load steady load magnitude is not changed / is always the same
2. Dynamic Load is the load that the magnitude of change with fluctuations that are not too big
3. Load load magnitude shock that changed with high fluctuation / sudden
Elements of machines that accept shock loads must have a large safety factor.
stress
A machine element that receives the external loads will give a reaction in the form of style in the same magnitude but opposite direction. The amount of force per unit area on the machine elements referred to as stress, which is formulated as follows:
f = stress (kg / mm2)
P = External Load (kg)
A = cross-sectional area (mm2)
stress Pull
The pull stress is the stress caused by tensile loads or loads in its direction perpendicular leaving surface area.
Compressive stress
Compressive stress is caused by compressive load stress or load, which is directed perpendicular to the surface area
Tegangan Geser
Tegangan geser
adalah tegangan yang diakibatkan oleh gaya yang arahnya sejajar dengan luasa
permukaan (gaya tangensial).

Gb.1.3 tegangan geser
Besarnya gaya
geser
= tegangan geser
Ps = gaya tangensial
Jika permukaan
geser hanya satu, maka disebut geseran tunggal
Jika permukaan
geser dua, maka disebut geseran ganda, sehingga tegangan geser menjadi : 
Regangan
Elemen mesin yang
menerima pembebanan akan mengalami deformasi. Perbandingan antara deformasi
dengan panjang mula-mula disebut sebagai regangan.
L = panjang mula-mula
L1
= panjang setelah dikenai beban
Modulus Elastisitas
Modulus
elastisitas merupakan nilai yang menunjukan elastisitas suatu bahan yang sering
disebut juga Young’s modulus, yang secara matematis ditulis :
E =
P
= gaya tarik
L
= panjang mula-mula
e = regangan
Faktor Keamanan
Faktor keamanan
adalah sebuah angka/faktor yang menunjukan tingkat keamanan sebuah elemen
mesin., secara matematik
dituliskannsebagai berikut :
Atau : 
Atau : 
Contoh :
Dua buah bar
disambung seperti pada gambar di bawah

Gb.1.4
Jika tegangan tarik
maksimum bar 100N/mm2 dan tegangan geser pin 80 N/mm2.
Hitung diameter
bar dan pin ?
Jawab : P = 80 KN = 80000 N,
= 100 N/mm2,
= 80 N/mm2
a.
Bar

A = 800 = 
D = 32 mm
b.
Pin
A = 400 = 
Dp = 25,23 mm




0 comments:
Post a Comment